Sabtu, 16 Oktober 2010

Tanda Mata Kemenangan untuk Liverpool

Milan Jovanovic diantara Ryan Babel (kanan) dan Daniel Pacheco. AP/Tim Hales
TEMPO Interaktif, Liverpool - Pelatih Roy Hodgson mengatakan bahwa timnya, Liverpool, harus memperingati sukses New England Sports Ventures (NESV) mengambil alih kepemilikan klub dari Tom Hicks dan George Gillett dengan meraih kemenangan dalam partai derby Merseyside malam ini melawan Everton.

Skuad Hodgson akan memainkan partai tandang di Stadion Goodison Park, dengan target harus merebut tiga poin guna mengakhiri masa keterpurukan pada awal kompetisi yang terburuk sepanjang sejarah 57 tahun The Reds di Liga Primer Inggris. Peraih 18 trofi juara liga tertinggi di Inggris itu kini terperosok di zona degradasi, berada di urutan ketiga dari bawah klasemen.

Tapi masa depan Liverpool menjadi cerah lagi setelah NESV berhasil membeli saham kepemilikan dari Hicks dan Gillett, yang membuat mereka berutang banyak dalam tiga tahun terakhir. Hodgson akan mendapat uang untuk membeli pemain baru dan memperkuat tim. Tapi, sebelum itu, ia perlu membuat pemilik baru tim senang dengan keluar dari zona degradasi. Ia belum bertemu langsung dengan pemilik NESV, John William Henry, tapi mereka sudah berbicara melalui telepon.

Everton juga sedang terancam di papan bawah. Tim ini hanya berada setingkat di atas Liverpool. Karena itu, derby Merseyside kali ini akan lebih seru. Dua tim harus sama-sama menang untuk menyelamatkan diri. Meski demikian, Hodgson yakin Liverpool dan Everton masih berpeluang tampil di kejuaraan antarklub Eropa, Liga Champions atau Liga Europa, Mei mendatang. "Saya berharap dua tim ini berpeluang meraih tiket ke Eropa pada akhir musim," kata Hodgson.

Penyerang andalan Liverpool dari Spanyol, Fernando Torres, berpeluang besar main lagi setelah sembuh dari cedera. Tapi Hodgson sudah pasti kehilangan penyerang Belanda, Dirk Kuyt, karena pergelangan kakinya retak ketika tampil di kualifikasi Euro 2012 pekan lalu.

Kapten Everton, Phil Neville, yakin timnya punya peluang emas untuk finis di atas Liverpool dalam klasemen, yang kedua kali setelah 1987. Mantan gelandang Manchester United dan tim nasional Inggris itu sudah merasakan kekalahan enam kali dalam sembilan pertandingan Liga Primer melawan Liverpool sejak ia pindah ke Goodison Park lima tahun lalu.

Manajer Everton David Moyes berharap bakal terjadi pertarungan derby bersemangat tinggi. Tapi ia juga berharap tak ada pemain yang cedera karena tackle yang buruk. Tackle adalah salah satu teknik seorang pemain sepak bola untuk merebut bola dari penguasaan lawan, yakni dengan cara menendang atau menyapu bola dari kaki lawan.

Moyes mengakui benturan fisik dan permainan keras selalu menjadi bagian dari pertarungan derby. Dua tim dalam satu kota senantiasa bersaing sengit demi menunjukkan siapa yang lebih pantas menjadi simbol kotanya. "Hal itu memang tak dapat dipisahkan dari laga derby dan orang senang menontonnya."

Moyes tak ingin kehilangan lebih banyak pemain andalan. Pasalnya, persiapan timnya menjamu Liverpool sudah terganggu oleh cedera gelandang Marouane Fellaini dan bek Phil Jagielka setelah membela tim nasional masing-masing, Belgia dan Inggris, dalam kualifikasi Euro 2012. Gelandang andalan Everton dari Afrika Selatan, Steven Pienaar, sudah lebih dulu absen karena cedera betis, juga penyerang dari Prancis, Louis Saha, yang belum siap tampil.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Photography Templates | Slideshow Software